Jumat, 10 Mei 2013

alat peraga dan media pembelajaran



A.    Media Pembelajaran
1.  Pengertian Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah sebuah alat atau sarana yang digunakan guru untuk menyampaikan materi kepada siswa dengan harapan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan optimal. Dalam proses pembelajaran media sangat penting, karena dengan media siswa dalam proses pembelajarannya dapat mengalami secara langsung apa yang dipelajarinya, sehingga materi dapat diterima siswa dengan baik.
2.  Fungsi Media Pembelajaran
Fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi atau kondisi pembelajaran yang lebih efektif. Guru dapat lebih mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran melalui media secara optimal, sebab media memiliki nilai atau manfaat diantaranya adalah sebagai berikut :
1.    Membuat konkrit konsep-konsep yang abstrak.
2.    Menghadirkan obyek –obyek yang terlalu berbahaya atau sukar didapat kedalam lingkungan belajar.
3.    Menampilkan obyek yang terlalu besar atau kecil.
4.    Memperlihatkan gambar-gambar yang cepat atau lambat.

3.  Jenis-jenis Media Pembelajaran
Media pembelajaran dibagi menjadi tiga jenis yaitu
1.   Media audio
2.   Media visual
3.   Media audio visual
§  Media audio adalah media yang mengandung pesan dalam bentuk auditif, (hanya dapat didengar) yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan para siswa untuk mempelajari bahan ajar. Jenis media audio terdiri atas program kaset suara, CD audio dan program radio.
§  Media visual adalah media yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan indera penglihatan (mata). Media visual terdiri atas media yang dapat diproyeksikan dan media yang tidak dapat diproyeksikan.

Ø Media visual yang dapat diproyeksikan adalah media yang menggunakan alat proyeksi(proyektor) sehingga gambar atau tulisan nampak pada layar.
Alat proyeksi yang dapat digunakan adalah opaque, projection, overhead projection dan slide projection.
Ø Media visual yang tidak dapat diproyeksikan terdiri dari gambar fotografik, grafis dan media tigadimensi.
§  Media audio visual adalah media yang terdiri dari audio dan visual. Contoh media audio visual adalah video dan televisi. Setiap media memiliki karakteristik sendiri-sendiri dan memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi guru dalam memilih media harus disesuaikan dengan peserta didik. 

Hernawan, Asep Herry.2008.MEDIA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR.Bandung.UPI Press.
B.    Alat Peraga Pembelajaran
Alat peraga adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien (Sudjana, 2002 :59 ).
Alat peraga dalam mengajar memegang peranan penting sebagai alat Bantu untuk menciptakan proses belajar mengajar yang efektif. Proses belajar mengajar ditandai dengan adanya beberapa unsur antara lain tujuan, bahan, metode dan alat, serta evaluasi. Unsur metode dan alat merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan dari unsur lainnya yang berfungsi sebagai cara atau tehnik untuk mengantarkan sebagai bahan pelajaran agar sampai tujuan. Dalam pencapain tersebut, peranan alat Bantu atau alat peraga
memegang peranan yang penting sebab dengan adanya alat peraga ini bahan dengan mudah dapat dipahami oleh siswa. Alat peraga sering disebut audio visual, dari pengertian alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga. Alat tersebut berguna agar pelajaran yang disampaikan guru lebih mudah dipahami oleh siswa. Dalam proses belajar mengajar alat peraga dipergunakan dengan tujuan membantu guru agar proses belajar siswa lebih efektif dan efisien.
2. Jenis-jenis alat peraga.
Adapun beberapa contoh alat peraga yang dapat digunakan dalam mengajar yaitu:


a. Gambar
Gambar adalah suatu bentuk alat peraga yang nampaknya saling dikenal dan saling dipakai, karena gambar disenangi oleh anak berbagai unur, diperoleh dalam keadaan siap pakai, dan tidak mengita waktu persiapan.
b. Peta
Peta bisa menolong mereka mempelajari bentuk dan letak negara-negara serta kota-kota yang disebut Al-kitab. Salah satu yang harus diperhatikan, penggunaan peta sebagai alat peraga hanya cocok bagi anak besar/kelas besar.
c. Papan tulis.
Peranan papan tulis tidak kalah pentingnya sebagai sarana mengajar. Papan tulis dapat dirima dimana-mana sebagai alat peraga yang efektif. Tidak perlu menjadi seorang seniman untuk memakai papan tulis. Kalimat yang pendek, beberapa gambaran orang yang sederhana sekali, sebuah diagram, atau empat persegi panjang dapat menggambarkan orang, kota atau kejadian.
d. Boks pasir
Anak kelas kecil dan kelas tengah sangat menggemari peragaan yang menggunakan boks pasir. Boks pasir dapat diciptakan “peta” bagi mereka khususnya bagi kelas tengah karena pada umur tersebut mereka sudah mengetahui jarak dari desa ke desa.
Adapun tujuan dari alat peraga untuk:
1.      Memperkenalkan, membentuk, memperkaya, serta memperjelas.
2.      Mengembangkan sikap yang dikehendaki.
3.      Mendorong kegiatan siswa lebih lanjut.
Pemakaian alat peraga merangsang imajinasi anak dan memberikan kesan yang mendalam dalam mengajar, panca indra dan seluruh kesanggupan seorang anak perlu dirangsang, digunakan dan libatkan, sehingga tak hanya mengetahui, melainkan dapat memakai dan melakukan apa yang dipelajari. Panca indera yang paling umum dipakai dalam mengajar adalah “ mendengar” melalui pendengaran, anak mengikuti peristiwa-peristiwa dan ikut merasakan apa yang disampaikan. Seolah-olah telinga mendapatkan mata. Anak melihat sesuatu dari apa yang diceritakan. Namun ilmu pendidikan berpendapat, bahwa hanya 20% dari apa yang didengar dapat diingat kemudian hari. Kesan yang lebih dalam dapat dihasilkan jikalau apa yang diceritakan “dilihat melalui sebuah gambar “. Dengan demikian, melalui” mendengar “ dan “ melihat” akan diperoleh kesan yang jauh lebih mendalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar